HEAD OFFICE
AJK Center
Komplek Bidex Blok F16-17
Jl.Pahlawan Seribu, CBD BSD City
Telp. +62 21 531 67 889.
Fax. +62 21 531 67 899
www.agrisatwa.com
Contact :dwi@agrisatwa.com

Jangan Menuntut Dulu, Pak Mentan Baru Kerja 2 Tahun

 https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-3388616/jokowi-jangan-menuntut-dulu-pak-mentan-baru-kerja-2-tahun
 
 
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut sektor pertanian jadi salah satu fokus utamanya. Namun demikian, banyak kalangan yang menilai, 2 tahun lebih sektor yang menyangkut urusan perut 250 juta penduduk Indonesia ini masih belum terselesaikan.

Dua hal yang paling sering disoroti yakni masih bergejolaknya harga pangan serta ketergantungan terhadap impor bahan pangan. Kritik ini menyangkut kinerja Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman.

Menurut Jokowi, pemerintah masih memerlukan beberapa tahun lagi untuk membereskan masalah di sektor pertanian.

"Jadi jangan menuntut dulu, Pak Mentan baru kerja dua tahun. Tapi lihatlah lagi, saya memiliki keyakinan tahun ketiga, keempat, lihatlah hasil-hasil yang akan dicapai Mentan. Saya meyakini itu," ujar Jokowi saat Rakernas Pembangunan Pertanian di Menara Bidakara, Jakarta, Kamis (5/1/2017).

Jokowi menyebut, Amran bahkan sampai harus bolak-balik ke rumah sakit lantaran lantaran terlalu sibuk mengurus pertanian.

"Setahu yang saya ketahui, sakitnya (izin tidak masuk kerja) sampai 3 kali, beliau malah sampaikan tadi 20 kali, artinya yang 17 kali tidak izin. Terakhirnya katanya mau ke Jerman mau periksa tensi yang naik," ungkap mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Seperti diketahui, Amran memang kerap jadi sasaran kritik karena dianggap banyak persoalan pertanian yang belum juga rampung. Setelah polemik daging sapi dan kerbau India, beberapa hari terakhir ini, Amran juga di-bully karena beras impor yang masuk di 2016 serta mahalnya harga cabai.(idr/hns)

www.desaingue.com