HEAD OFFICE
AJK Center
Komplek Bidex Blok F16-17
Jl.Pahlawan Seribu, CBD BSD City
Telp. +62 21 531 67 889.
Fax. +62 21 531 67 899
www.agrisatwa.com
Contact :dwi@agrisatwa.com

Sapi Pasundan

 
http://www.antaranews.com/berita/497155/sapi-pasundan-solusi-kebutuhan-daging-sapi-nasional--d
Bandung (ANTARA News) - Ini dia calon plasma nutfah alias galur murni pemenuhan keperluan daging sapi nasional dengan kualitas yang digadang-gadang juga jempolan, namanya sapi pasundan dari Jawa Barat. Selama ini sapi pasundan kalah ngetop dengan sapi bali.

 
Adalah Dinas Peternakan Jawa Barat bersama Kementerian Riset dan Teknologi yang akan mewujudkan itu sejalan penandatangan nota kesepahaman mereka tentang sapi pasundan sebagai komoditas peternakan ini. 

 
"Mungkin, kalau program ini sukses dan berhasil maka ini harapan bagi stok pemenuhan daging sapi di Indonesia," kata Kepala Dinas Peternakan Jawa Barat, Dody FN, di Gedung Sate Bandung, Rabu.

 
Hari Kebangkitan Nasional sengaja mereka pilih sebagai saat untuk ekspose kepada pers nasional. 

Ia menuturkan, sapi pasundan memiliki sejumlah kelebihan pokok, di antaranya komposisi daging yang lebih besar daripada tulang, yakni 60:40. "Beratnya itu bisa sampai 300-350 kg," kata dia. Berat sapi pasundan dewasa segitu mirip dengan berat sapi bali hidup. 

Melalui pengembangan dan penelitian terhadap sapi pasundan maka Jawa Barat memiliki cadangan genetika unggulan domestik untuk jenis sapi.

"Kami ingin pemurniaan dari sapi lokal yang ada, selama ini sudah ada khan sapi bali, sapi madura, dan Jawa Barat tidak punya. Sehingga dengan adanya ini maka kami punya genetika domestik sapi," ujar dia.

Dikatakan dia, seleksi penelitian lapangan sapi pasundan ini bisa memakan waktu hingga tiga tahun.

"Setelah itu, akan kita ambil sperma dari sapi jantannya untuk kita seleksi. Kami kawinkan lagi dengan sapi setempat. Jadi hasil perkawinannya kami seleksi," kata dia.

Ia menambahkan, saat ini populasi sapi pasundan di Jawa Barat sampai 5.000 sapi. Jawa Barat wilayah selatan menjadi tempat paling dominan di mana dia dikembangkan. 
Editor: Ade Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2015

www.desaingue.com